Otak yang terlalu rajin mencatat
Nikotin membuat otak mengaitkan situasi tertentu dengan rasa lega yang datang cepat: kopi pagi, jeda setelah makan, obrolan di warung. Setelah puluhan kali berulang, situasinya saja sudah cukup untuk memunculkan dorongan — tanpa kamu sempat berpikir.
Punya puncak, punya akhir
Yang jarang diceritakan: dorongan itu naik dalam waktu singkat, bertahan sebentar, lalu turun sendiri. Umumnya selesai dalam tiga sampai lima menit, baik kamu merokok maupun tidak.
Artinya yang kamu butuhkan bukan tekad besar untuk seharian penuh, melainkan rencana untuk beberapa menit.
Semakin sering dilewati, semakin lemah
Setiap kali dorongan itu lewat tanpa rokok, kaitan di otak melemah sedikit. Minggu-minggu pertama paling ramai; setelahnya dorongan datang lebih jarang dan lebih ringan.
Kalau kamu tahu jam atau situasi yang paling sering memicunya, tulis di Tracker. Pola itu yang nanti dipakai aplikasi untuk menyiapkan bantuan tepat sebelum jamnya tiba.